Jumat, 11 Maret 2011

SOFTWARE INDONESIA - Sori, Jangan Lagi Sepelekan Indonesia!

Indonesia kerap dipandang sebelah mata saat dikaitkan dengan kemajuan pendidikan dan teknologi informasi. Produk perangkat lunak (software) pendidikan dari PT Pesona Edukasi, atau di dunia internasional dikenal sebagai AmazingEdu Software, menjadi salah satu dari tujuh finalis dalam kategori Secondary, FE and Skills Digital Content di malam penganugerahan British Education and Training Technology (BETT) Awards di London, Inggris, pada awal 2011. Hal ini mematahkan anggapan tersebut.

"Tantangannya adalah bagaimana Indonesia bisa mendiversifikasi produk".
-- Bambang Juwono

Lewat hadirnya AmazingEdu Software, Indonesia kini berkontribusi dalam kemajuan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan di dunia. Ray Barker, Direktur BESA yang juga Ketua Juri BETT Awards 2011, mengatakan, penghargaan BETT Awards yang digagas Inggris dan memasuki tahun penyelenggaraan ke-27 telah menjadi salah satu pameran dan penghargaan terbesar dunia bagi pemain-pemain di bidang industri teknologi informasi dan komunikasi pendidikan.

”Perusahaan-perusahaan yang diunggulkan dalam setiap kategori dinilai mampu memenuhi kebutuhan dunia pendidikan untuk meningkatkan proses pembelajaran di sekolah,” kata Barker.

Managing Director PT Pesona Edukasi Bambang Juwono mengatakan, pengakuan dunia di ajang BETT Awards menunjukkan bahwa Indonesia punya peluang besar untuk mengembangkan content.

”Tantangannya adalah bagaimana Indonesia bisa mendiversifikasi produk,” kata Bambang.

Momen pengakuan produk software sains dan Matematika di Indonesia dalam kegiatan bergengsi di dunia teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan semacam BETT Awards memacu PT Pesona Edukasi untuk lebih mengembangkan produknya. Pembelajaran Sains dan Matematika dengan animasi memang dirasakan manfaatnya bagi siswa, yakni mudah memahami pelajaran dan membantu guru untuk bisa mentransfer proses belajar secara menarik dan menyenangkan.

”Proses belajar sekarang sudah banyak tersentuh teknologi. Kita harus memanfaatkan teknologi untuk memudahkan pembelajaran. Kami akan mengembangkan produk yang juga memfasilitasi guru yang sudah jago untuk bisa memperkaya materi yang sudah ada di software Pesona Edu,” kata Bambang. (kompas)

0 komentar:

Poskan Komentar

TULIS KELUHAN ANDA DI SINI