Selasa, 27 Desember 2011

Hati-hati Stress, Sinyalnya Hadir Tanpa Kita Sadari!!

shutterstock
Kesehatan adalah hal utama yang harus diperhatikan, apabila kita ingin menikmati hidup yang bahagia. Survive hanya dapat dicapai, bila kita memiliki kondisi fisik dan mental yang sehat. Oleh sebab itu, bersyukurlah kita dengan kesehatan yang dianugerahkan Illahi Robbi, sehingga dengan demikian hingga hari ini saya dan Anda bisa melakukan aktivitas blogging dengan keceriaan yang penuh energi...  terhindar dari stress....
Salam sahabat!

Stres yang berlangsung lama atau kronik bisa membawa konsekuensi serius, antara lain migren, depresi, dan penyakit jantung. Sayangnya tak banyak orang menyadari bahwa dirinya sedang stres. Padahal, tubuh kita sudah mengirimkan sinyal sebagai respons stres yang kita alami. Kenali sinyal-sinyal tersebut melalui tanda berikut ini.
  1. Alergi Kumat

    Entah mengapa belakangan ini Anda menjadi gampang bersin atau gatal-gatal seperti halnya saat alergi Anda kambuh. Stres yang kita alami bisa merangsang reaksi tubuh terhadap alergen karena stres bisa melemahkan sistem imun. Obat-obatan alergi yang dijual bebas memang bisa mengurangi alergi, tetapi olahraga juga memberi hasil yang sama.
  2. Timbul Jerawat

    Ketika sedang menghadapi tekanan, tubuh memompa adrenalin yang akan meningkatkan sebum sehingga kemungkinan pori-pori tersumbat akibat peningkatan kelenjar minyak pun terjadi. Untuk mengatasinya rutinlah membersihkan wajah dengan pembersih wajah untuk kulit berminyak.
  3. Rambut Lebih Tipis
    Kecemasan yang terus-menerus dirasakan bisa mengganggu pertumbuhan rambut sehingga rambut menjadi tipis bahkan cenderung botak. Cukupi kebutuhan tubuh akan zat besi, asam lemak omega-3, serta vitamin B-12 yang sangat dibutuhkan rambut.
  4. Gigi Sensitif

    Akhir-akhir ini gigi menjadi lebih sensitif terhadap makanan panas atau dingin? Hal ini bisa jadi disebabkan karena saat tidur Anda tanpa sadar menggertakkan gigi. Kebiasaan menggertakkan gigi sangat erat kaitannya dengan faktor emosional.
  5. Ingin "Ngemil"

    Kadar kortisol atau hormon stres yang tinggi bisa membuat kita sangat ingin mengasup makanan yang manis.
  6. Siklus haid terganggu

    Ketika kita sedang stres, otak akan mengirimkan sinyal tertentu yang bisa mengganggu siklus haid. Akibatnya, haid menjadi tidak teratur, siklusnya lebih pendek, atau tidak haid sama sekali. (see original post)

6 komentar:

Poskan Komentar

TULIS KELUHAN ANDA DI SINI