Minggu, 19 Desember 2010

Gonzales Kembali Menjadi Bintang: Bawa Garuda ke Final AFF 2010

Gonzales Mualaf yang mengagumkan!
Akhirnya Garudaku maju ke Final Piala AFF 2010 setelah bekuk Filipina. Nampaknya, dukungan Ibuk terhadap Gonzales dikabulkan oleh Allah SWT. Semalam, Ibuk sengaja bermunajad pada Yang Maha Esa, agar Gonzales kembali menciptakan gol penentu kemenangan Tim Nasional Garudaku. Sewaktu menonton tadi, Ibuk dan mbak Vivi (kakakku) begitu bersemangat. Beberapa kali keduanya memekik memberikan support pada pemain Tim Garuda. Televisi di hadapan kami seakan tak cukup mempertontonkan setiap adegan, sehingga Ibuk terkadang harus memiring-miringkan kepala seolah hendak mengintip dari sisi lain. Hahaha... lucu juga melihat Ibuk. Sementara Abahku, asyik di hadapan Laptop, namun sesungguhnya beliau pun mengikuti pertandingan Filipina versus Indonesia. 

Turun minum, Gonzales telah menyarangkan si kulit bundar di gawang Filipina. Hingga akhirnya, Tim nasional (timnas) Indonesia melaju ke final Piala AFF setelah membungkam Filipina 1-0 (agregat 2-0) pada leg kedua semifinal di Gelora Bung Karno, Minggu (19/12/2010). Semua gol Indonesia pada babak semifinal dicetak oleh pemain penyerang, Cristian Gonzales.

Gol Gonzales dalam leg kedua ini terjadi pada menit ke-43. Gol bermula dari pergerakan bola yang dilakukan Gonzales di luar kotak penalti. Ia menyudahi pergerakan itu dengan sebuah tembakan spekulasi, yang kemudian diblok pemain lawan. Bola kemudian berada dalam penguasaannya lagi. Ia pun kembali menembakkan bola yang di luar dugaan bersarang di sudut kanan atas gawang Filipina.

Indonesia sebetulnya bisa menutup pertandingan dengan skor lebih dari 1-0 seandainya mampu memaksimalkan sejumlah peluang emas, seperti yang didapat Gonzales pada menit ke-19 dan ke-21.  Meski begitu, performa Indonesia secara umum pantas mendapat acungan jempol. Selama 90 menit, timnas bermain dengan tempo dan agresivitas tinggi, dengan tetap menjaga disiplin dan fokus dalam bertahan.

Setidaknya hal itu terlihat dari sulitnya pemain Filipina berpenetrasi menembus kotak penalti Indonesia. Sekitar 20 menit menjelang akhir laga, Filipina memperbaiki kemampuan penetrasi mereka. Namun, usaha ini tak diimbangi penyelesaian akhir yang baik. Usaha Filipina belum membuahkan hasil ketika pada menit ke-86, Christopher Greatwich menerima kartu kuning kedua akibat mengganjal Markus Horison. Setelahnya, Indonesia berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan waktu yang tersisa untuk menambah gol. Namun, sampai peluit berbunyi panjang, papan skor tetap menunjukkan angka 1-0.

Susunan pemain:
Indonesia:
Markus Horison, M Nasuha, Zulkifli Syukur, Maman Abdurachman, Hamka Hamzah, M Ridwan, Ahmad Bustomi, Oktovianus Maniani (Arif Suyono 84), Cristian Gonzales (Bambang Pamungkas 90), Yongki Ari Bowo, Firman Utina.

Filipina: Neil Etheridge, Robert Gier, Anton Edward Del, Roel Gener, James Younghusband, Philip Younghusband, Alexander Borromeo, Jason De Jong, Christopher Greatwich, Ian Araneta, Ray Jonsson. (sumber: kompas)
Related Posts with Thumbnails

0 komentar:

Poskan Komentar

TULIS KELUHAN ANDA DI SINI